0

Identifikasi Masalah Pada Jaringan

Kamis, 01 November 2012
Share this Article on :
Kerusakan atau kesalahan pada Jaringan sering disebabkan oleh koneksi (hubungan) yang tidak baik antar komponen dan tidak berfungsinya komponen dikarenakan sudah mati atau rusak.

Beberapa gangguan pada jaringan dalam sisi hardware:

1. hardware jaringan terganggu
Ada kemunggkinan gangguan pada perangkat jaringan, bisa diakibatkan oleh beberapa faktor salah satunya usia perangkat yang sudah tua.
cara untuk mengetahui apakah perangkat jaringan masih baik atau tidak yaitu dengan menggunakan tester jaringan.

Mengecek kabel jaringan dengan Tester.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengetahui kabel jaringan masih bagus atau tidak adalah sebagai berikut :
  1. Siapkan tester dan pastikan bahwa baterai yang ada di dalam tester masih bisa digunakan.
  2. Siapkan kabel jaringan yang akan kita test.
  3. Sambungkan ujung kabel jaringan pada tester lalu ujung yang satunya juga disambungkan ke tester.
  4. Setelah kedua ujung tersambung. Nyalakan tester dengan cara menekan tombol on pada tester.
Perhatihkan lampu-lampu yang ada pada tester. Lampu-lampu itu akan menyala secara bergiliran. Jika semua lampu menyala dengan bagus maka kabel jaringan masih bagus dan jika lampu ada yang tidak menyala maka kabel jaringan ada yang putus dan harus diganti.

2. Kabel Short
tidak hanya listrik yang bisa konslet. Jaringan juga bisa terjadi yang namanya konslet atau istilahnya kabel short.
Kondisi ini menyatakan bahwa telah terjadi kabel yang hubung singkat dalam jaringan. Ini diakibatkan oleh pemasangan yang salah/tidak benar.
Cara mengatasinya adalah periksa lagi susunan kabel dan perbaiki sesuai susunan yang benar.

3. Kabel Terbuka
Lapisan pelindung kabel terbuka atau terkupas. hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah terbakar, diemut tikus, terjepit, dll.
Apabila tersentuh, kabel terbuka dapat menyebabkan kejutan listrik. Dan akan sangat berbahaya apabila terkena air.
Cara mengatasinya adalah dengan melapisi bagian yang terbuka dengan lakban atau menggantinya dengan yang baru.

4. Konektor yang longgar
Kondisi ini terjadi pada koneksi antara kartu jaringan dengan konektor kabel. konektor longgar bisa seketika memutus koneksi. Penyebab longgarnya konektor dikarenakan usia konektor yang sudah tidak baru (baca: tua), atau sering di cabut-pasang secara berulang-ulang.
Cara mengatasinya adalah mengganti konektor dengan yang baru.

5. Kabel Putus
Kondisi ini menyatakan bahwa telah terjadi putusnya kabel dalam jaringan yang menyebabkan kabel tidak dapat menghantarkan data.
Hal ini disebabkan karena banyak faktor seperti terjepit, terlipat, digigit binatang, dll.
Cara mengatasinya adalah dengan menyambung kabel yg putus dan melakbannya dengan rapih. atau bisa diganti dengan kabel yang baru.

Tool Software yang bisa membantu:

Bersama dengan beberapa permasalahan yang diuraikan sebelumnya, ada tool software yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah konektivitas jaringan. Tool ini dapat membantu dalam troubleshooting jaringan.
Sebagian kecil tool tersebut adalah:

  • Device Manager
 Device Manager merupakan salah satu fitur bawaan Windows yang memberikan informasi tentang hardware yang di install (dipasang) di komputer. Kita dapat menggunakan device manager untuk mengupdate driver (software) untuk hardware, modifikasi, mengecek permasalahan dan lainnya.


Manfaat Device Manager :
- Melihat apakah hardware yang terpasang berjalan dengan baik
- Mengubah pengaturan konfigurasi hardware
- Identifikasi driver yang sedang dijalankan (aktif) dan mendapatkan informasi detailnya
- Menginstall update driver
- Menon-aktifkan, mengaktifkan dan meng-uninstall driver
- Mengembalikan driver ke keadaan sebelumnya (roll back)
- Mencetak ringkasan daftar driver yang terinstall di komputer

  • ipconfig
IPConfig adalah salah satu internal command di MS. Command Prompt (CMD) yang berfungsi untuk Menampilkan semua konfigurasi jaringan TCP/IP dan memperbarui setting Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) dan Domain Name System (DNS). Digunakan tanpa parameter, ipconfig menampilkan alamat IP, subnet mask, dan gateway default untuk semua kartu jaringan. Syntax ipconfig adalah: ipconfig [/all] [/renew[Adapter]] [/release [Adapter]] [/flushdns] [/displaydns] [/registerdns] [/showclassid Adapter] [/setclassid Adapter [ClassID]].

  • nslookup

 Nslookup adalah command-line tool untuk pengujian dan troubleshooting server DNS. Nslookup akan menampilkan informasi yang bisa kamu gunakan untuk mendiagnosis infrastruktur dari Domain Name System (DNS). Tools nslookup juga dapat digunakan untuk mengetahui mx (mail server) atau ns (nameserver) yang bertanggung jawab terhadap suatu domain.
Dari gambar di atas dapat diketahui bahwa ip dari www.kartweeps.tk adalah 31.170.164.80
dan DNS dari kartweeps.tk berjalan dengan baik.
FYI.. kartweeps.tk adalah aplikasi Twitter Client buatan anak karawang :D

  • Ping
Ping memverifikasi koneksi ke komputer lain dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request. Tanda terima berupa pesan Echo Reply akan ditampilkan, bersama dengan waktu pulang-pergi. Ping merupakan perintah utama TCP/IP yang digunakan untuk men-troubleshoot konektivitas, jangkauan, dan resolusi nama.
Syntax ping adalah: ping "ip atau url" contoh ping www.google.com

  • Security System
Sistem keamanan sangat penting terinstall di komputer kamu, apalagi jika komputer kamu terhubung ke jaringan atau internet. Sistem Keamanan ini akan melindungi komputer dari berbagai ancaman yang ada di dunia luar (internet).
Sistem keamanan dapat berupa Firewall, AntiVirus, AntiSpam, dll.


Untuk Firewall sudah terinstall di sistem operasi Windows. Sedangkan antivirus atau sebagainya bisa didownload di internet baik yang gratis atau berbayar. Banyak pilihan antivirus handal seperti AVG, Avira, Avast, dll.

  • Scanner Jaringan Hotspot
Pada jaringan hotspot / Wi-Fi atau wireless kadang di lakukan pengujian coverage area signal hostpot, hal ini untuk mengetahui jangkauan signal dari perangkat wi-fi/wireless yang digunakan. Hal ini di lakukan untuk mengambil data jangkauan perangkat yang digunakan atau membandingkan tinggi penempatan perangkat wireless, Jadi ketika ingin melakukan penambahan perangkat dan memperluas coverage area wireless sobat tidak mendapatkan kesulitan.
Ada beberapa software yang bisa digunakan, salah satunya adalah vistumbler.

Vistumbler merupakan open source Wi-Fi scanner untuk Windows Vista dan Windows 7. Vistumbler menggunakan perintah Vista ‘netsh wlan menunjukkan modus jaringan = BSSID’ untuk mendapatkan informasi nirkabel, dan kemudian memetakan hotspot Wi-Fi ditemukan ke dalam peta.

Vistumbler men-scan wireless network dalam jangkauan antena Wi-Fi kamu, melacak kekuatan sinyal dari waktu ke waktu, dan menangani hampir semua hal lain. Apa yang membuat Vistumbler berbeda dari yang lainnya adalah dukungan untuk GPS dan pelacakan live Google Earth, yang mana mem-plot titik hotspot pada map. kerenn..

Baca Juga: Pengalamatan IP Dan File Sharing


Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

Share it